98

Shrink volume, fungsinya untuk mengecilkan ukuran partisi hardisk. New Simple Volume, fungsinya untuk membuat partisi hardisk baru. Extend Volume, fungsinya untuk memperbesar ukuran partisi hardisk

 

Jika mendengar istilah hardisk mungkin Anda sudah tidak asing lagi. Perangkat ini menjadi salah satu hardware yang ada di komputer dengan fungsi untuk penyimpanan data dan sistem.

Ukuran hardisk yang dijual di pasaran bermacam-macam jenisnya, yang paling kecil ada 80 GB, 160 GB, 250 GB, 500 GB, 1 TB, 2 TB dan seterusnya. Untuk merk hardisk yang banyak dijumpai di toko komputer contohnya Seagate, Western Digital, Hitachi, Samsung dan Toshiba.

Sebelum menambah (extend) ukuran partisi, pastikan terdapat ruang kosong (Unallocated space) di sebelah partisi tersebut. Anda dapat membuat Unallocated space dengan mendelete sebuah partisi atau mengecilkan (shrink) partisi lain.

Apabila Anda mendelete sebuah partisi, hal ini akan menghilangkan semua isi data di partisi tersebut. Oleh karena itu, Anda lebih baik menggunakan fasilitas shrink karena hal ini tidak menghapus data, melainkan mengubah ruang sisa di suatu partisi menjadi Unallocated space.

Namun, ada 2 hal yang perlu diingat:

  • Fitur Shrinkhanya dapat membuat Unallocated space di sebelah kanan
  • Fitur Extend hanya dapat digunakan pada partisi yang berada di sebelah Unallocated space

Untuk dapat menambah ukuran drive C, Anda perlu menggeser Unallocated space tersebut agar berdekatan dengan drive C. Namun, software Disk Management bawaan Windows tidak dapat melakukan hal tersebut. Apabila Anda ingin melakukan hal tersebut, Anda dapat melihat caranya di bagian bawah artikel ini.

Cara Memperkecil (Shrink) Ukuran Partisi

Buka Disk Management dengan cara ketik diskmgmt.msc di kotak search, kemudian klik diskmgmt.msc. Anda juga bisa membukanya dengan menekan Windows+R yang akan membuka jendela Run, kemudian ketik diskmgmt.msc dan tekan Enter.

 

Pilih partisi yang ingin Anda perkecil ukurannya, klik kanan pada partisi tersebut dan pilih Shrink Volume.

 

Selanjutnya akan nampak 4 hal berikut.

 

  • Total size before shrink in MB:ukuran total partisi sebelum diperkecil (dalam contoh adalah 40 GB).
  • Size of available shrink space in MB:banyak ruang yang tersedia untuk diperkecil (dalam contoh 25 GB).
  • Enter the amount of space to shrink in MB:besarnya ukuran yang ingin dihilangkan dari partisi tersebut (dalam contoh dipilih 10 GB).
  • Total size after shrink in MB:sisa partisi awal setelah diperkecil (dalam contoh 40-10 GB = 30 GB).

Anda dapat memasukkan seberapa banyak ukuran yang ingin dihilangkan dari partisi tersebut di bagian Enter the amount of space to shrink in MB. Perlu diingat bahwa ukuran ini dalam MB, sehingga Anda perlu menghitung dengan cara mengalikan jumlah GB dengan 1024. Tampak bahwa ukuran awal drive C yang awalnya 40 GB berkurang menjadi 30 GB. Sementara itu, terdapat ruang kosong yang belum digunakan (Unallocated Disk) sebesar 10 GB. Ruang kosong 10 GB ini nantinya bisa Anda gunakan untuk membuat partisi baru atau menambahkannya ke partisi lain (extend) untuk memperbesar partisi tersebut.